Keep Smile Always and Forever
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Juni 2011

Induk cabang Olahraga

Daftar Nama Organisasi Induk Olahraga Di Indonesia - Ilmu Pengetahuan Olahraga

Berikut ini adalah nama organisasi induk cabang olahraga yang ada di Indonesia diurutkan berdasarkan nama cabang olah raga serta singkatan namanya yang diakui oleh KONI / Komite Olahraga Nasional Indonesia yaitu sebagai berikut :
1. Aero Sport = Federasi Aero Sport Indonesia / FASI
2. Anggar = Persatuan Anggar Seluruh Indonesia / IKASI
3. Atletik = Persatuan Atletik Seluruh Indonesia / PASI
4. Baseball = Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia / PERBASASI
5. Berkuda = Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia / PORDASI
6. Berlayar = Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia / PORLASI
7. Biliar = Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia / POBSI
8. Binaraga = Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia / PABBSI
9. Bola Basket = Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia / PERBASI
10. Bola Voli = Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia / PBVSI
11. Boling = Persatuan Boling Indonesia / PBI
12. Bulu Tangkis = Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia / PBSI
13. Catur = Persatuan Catur Seluruh Indonesia / PERCASI
14. Dayung = Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia / PODSI
15. Drum Band = Persatuan Drum Band Indonesia / PDBI
16. Golf = Persatuan Golf Indonesia / PGI
17. Gulat = Persatuan Gulat Amatir Seluruh Indonesia / PGSI
18. Judo = Persatuan Judo Seluruh Indonesia / PJSI
19. Karate = Federasi Olahraga Karate-do Indonesia / FORKI
20. Kartu = Gabungan Bridge Seluruh Indonesia / GABSI
21. Kempo = Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia / PERKEMI
22. Kesehatan Olahraga = Kesehatan Olahraga Republik Indonesia / KORI
23. Liong & Barongsai = Persatuan Liong & Barongsai Seluruh Indonesia / PLBSI
24. Menembak = Persatuan Menembak dan BerburuIndonesia / PERBAKIN
25. Motor = Ikatan Motor Indonesia / IMI
26. Olahraga air = Persatuan Renang Seluruh Indonesia / PRSI
27. Olahraga Cacat = Badan Pembina Olahraga Cacat / BPOC
28. Olahraga KORPRI = Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia / BAPOR KORPRI
29. Olahraga Mahasiswa = Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia / BAPOMI
30. Olahraga Pelajar = Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia / BAPOPSI
31. Olahraga Sepeda = Ikatan Sport Sepeda Indonesia / ISSI
32. Olahraga Wanita = Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia / PERWOSI
33. Panahan = Persatuan Panahan Indonesia / PERPANI
34. Panjat Tebing = Federasi Panjat Tebing Indonesia / FPTI
35. Pecak Silat = Ikatan Pencak Silat Indonesia / IPSI
36. Selam = Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia / POSSI
37. Senam = Persatuan Senam Indonesia / PERSANI
38. Sepak Takraw = Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia / PSTI
39. Sepakbola = Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia / PSSI
40. Sepatu Roda = Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia / PERSEROSI
41. Ski Air = Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia / PSASI
42. Sport Dance = Ikatan Olahraga Dansa Indonesia / IODI
43. Squash = Persatuan Squash Indonesia / PSI
44. Taekwondo = Taekwondo Indonesia / TI
45. Tarung Derajat = Keluarga Olahraga Tarung Derajat / KODRAT
46. Tenis = Persatuan Tennis Lapangan Seluruh Indonesia / PELTI
47. Tenis Meja = Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia / PTMSI
48. Tinju = Persatuan Tinju Amatir Indonesia / PERTINA
49. Wartawan Olahraga = Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia / SIWO PWI
50. wushu = Wushu Indonesia / WI

Olahraga Sikap Lilin

A. Sikap Lilin (Konstan) Merupakan sikap berdiri tegak lurus bertumpu pada kedua tangan dan kepala bagian depan. Rangkaian senam pada sikap lilin adalah termasuk senam lantai yang membutuhkan kekuatan, ketangkasan, dan keseimbangan. Latihan sikap lilin ini dapat dibantu dengan sesama teman dan dapat dilakukan ssecara bergantian.
Cara melakukan sikap lilin : 1. Jongkok kedua kaki dapat dibantu teman yang berada di belakangnya. 2. Meletakkan kedua tangan pada matras membentuk posisi segitiga sama sisi. 3. Meletakkan dahi di atas matras di antra kedua lengan. 4. Mengangkat kedua kaki bersamaan dengan pinggul. 5. Pada waktu mengangkat kedua kaki bersamaan dengan pinggul. Teman yang berada di belakangnya memegang kedua kaki dan berusaha meluruskanya. 6. Setelah berdiri sikap lilin (Kopstand) dengan lurus pertahankan keseimbangannya. 7. Berikutnya berlatih sendiri berulang-ulang tanpa bantuan teman. 8. Melakukan sikap lilin yang didahului dengan awalan melangkah yang dilanjutkan dengan meloncatkan kedua tangan sehingga akhirnya dapat berdiri tegak.

B. Rangkaian Gerak Guling Depan dan Guling Lenting Sebagai pemanasan maka lakukanlah guling ke depan dan guling lenting berulang-ulang agar tidak mudah pusing. Pelaksanaan latihan : a. Dari sikap jongkok, bungkukkan badan sambil mengarahkan kedua tangan ke matras. b. Setelah kedua tangan bertumpu pada matras, masukkan kepala di antara tangan dan lakukan guling ke depan. c. Saat punggung menyentuh matras, lentingkan badan ke depan dibantu dorongan lengan dan sentakkan kaki. d. Usahakan lentingan tersebut dapat membuat badan kembali berdiri seperti semula. C. Latihan Lenting Tengkuk (Neckspring) Latihan lenting tengkuk adalah suatu gerakan melenting badan ke atas depan yang disebabkan oleh lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan. Tolakan ini dimulai dari sikap setengah guling ke belakang atau setengan guling ke depan kedua kaki rapat dan lutut lurus. Cara melakukan lenting lurus : 1. Sikap permulaan tidur terlentang, kedua kaki lurus rapat, kedua tangan di sisi badan. 2. Guling ke belakang, kedua tangkai lurus, sehingga kaki dekat kepala, siku dibengkokkan, telapak tangan bertumpupada lantai di sisi telinga. 3. Guling ke depan bersamaan dengan itu tolakan tungkai ke atas depan dan tolakan kedua tangan, sehingga badan melayang seperti membuat busur. 4. Gerakan mendarat, kedua kaki rapat dan gerakan pinggul didorongkan ke depan kemudian diikuti dengan gerakan badan mengikuti arah rotasi gerakan. D. Lenting Tangan (Hand Spring) Gerakan lenting tangan bukanlah suatu hal yang mudah, maka untuk dapat melakukan gerakan tersebut perlu latihan secara bertahap, yaitu : 1. Latihan melecutkan kedua kaki dilanjutkan dengan sikap kayang. Bentuk latihan ini dilakukan dari sikap tidur telentang. 2. Latihan melecutkan kedua kaki dilanjutkan dengan sikap berdiri. 3. Setelah menguasai latihan di atas, maka dilanjutkan dengan gerakan lencutan kedua kaki dari sikap handstand, kemudian mendarat dengan kaki pada matras dan langsung berdiri. 4. Latihan lenting tangan. a. Dengan melakukan awalan beberapa langkah. b. Letakkan kedua telapak tangan di atas matras. c. Kemudian diikuti dengan lecutan kedua kaki ke atas depan. d. Lecutan tersebut dibantu dengan gerakan pinggul, pinggang, dan tolakan kedua tangan. e. Dan kedua kaki mendarat pada matras secara bersamaan dan kembali pada sikap berdiri kedua tangan lurus ke atas. Rangkaian senam pada sikap lilin adalah termasuk senam lantai yang membutuhkan kekuatan, ketangkasan, dan keseimbangan. Sebagai pemanasan maka lakukanlah guling ke depan dan guling lenting berulang-ulang. Latihan lenting tengkuk adalah suatu gerakan melenting badan ke atas depan yang disebabkan oleh lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan. Gerakan lenting tangan bukanlah suatu hal yang mudah, maka untuk dapat melakukan gerakan tersebut perlu latihan secara bertahap,

Gerakan Headstand & Handstand

1. Berdiri dengan Kepala (Headstand) Berdiri dengan kepala
adalah sikap tegak dengan bertumpu pada kepala dan ditopang oleh kedua tangan.
· Sikap permulaan membungkuk bertumpu pada dahi dan tangan. Dahi dan tangan membentuk segitiga sama sisi.
· Angkat tungkai ke atas satu per satu bersamaan. Untuk menjaga agar badan tidak mengguling ke depan, panggul ke depan, dan punggung membusur.
· Berakhir pada sikap badan tegak, dan tungkai rapat lurus ke atas.

Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan : saat melakukan
headstand yaitu: :
a. Penempatan kedua tangan dan kepala tidak membentuk titik-titik segitiga sama sisi.
b. Kekakuan pada leher, sendi bahu, perut, pinggang, dan paha.
c. Otot-otot leher, sendi bahu, perut, pinggang, dan paha kurang kuat.
d. Akibat dari poin b dan c diatas menyebabkan kurangnya koordinasi dan keseimbangan
e. Alas dasar/lantai tempat kepala bertumpu terlalu keras sehingga menimbulkan rasa
sakit.
f. Terlalu cepat/kuat pada saat menolak
g. Sikap tangan yang salah, yaitu jari tangan tidak menghadap kedepan
Cara memberi bantuan dalam gerakan headstand yaitu : Karena panggul menjadi titik berat yang utama dalam bentuk sikap berdiri dengan kepala, maka bantuan yang utama adalah :

· Mengangkat dan menarik panggul
· Menopang panggul bagi pelaku yang dapat memindahkan panggul kedepan
· Memegang dan menahan kedua kaki pelaku, pegang pada ujung pergelangan kaki dan belakang paha atau panggul
2. Berdiri Atas Tangan (Handstand)
Cara melakukan gerakan handstand yaitu:
· Berdiri tegak kaki diceraikan ke muka dan belakang.
· Bungkukkan badan, tangan menumpu selebar bahu, lengan lurus, pandangan agak ke depan, pantat diangkat setinggi-tinginya, tungkai ke depan bengkok, sedang tungkai belakang lurus.
· Ayunkan tungkai belakang ke atas diikuti tungkai yang lain.
· Kedua tungkai rapat clan lurus, membentuk satu garis dengan badan dan lengan.
· Pertahankan keseimbangan
Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi saat melakukan gerakan handstand yaitu :
· Pinggang terlalu melenting
· Kepala kurang menengadah
· Siku-siku bengkok
· Penempatan tangan dilantai kurang atau terlalu lebar.
· Arah jari tangan tidak kedepan dan jari tangan terlalu rapat
· Ayunan kaki keatas kurang baik (terlalu atau kurang kedepan dan lutut diobengkokkan) g. Pada saat melemparkan kaki keatas bahu mundur kebelakang dan kepala kurang menengadah
· Menegangkan otot leher, bahu atau pinggang, sehingga menghambat gerakan.
· Kurang usaha mempertahankan sikap
· handstand untuk beberapa saat, sehingga cepat roboh.
Waktu roboh melepaskan tangan tumpuan atau tidak menekuk kepala (untuk mengguling ke depan).
Cara memberikan bantuan
handstand yaitu:
· Menopang/menahan panggul, belakang paha, kedua pergelangan kaki, dan bahu si pelaku.
· b. Bantuan dengan menopang pada bahu dilakukan untuk pelaku yang bahu, lengan, dan tangannya belum cukup kuat.
· c. Bagi siswa yang belum dapat atau sukar melempar/mengayun satu kaki ke atas, dapat dilakukan pada tembok dengan dibantu mengangkat satu

olahraga Sepak Bola

A. Latihan Bermain dengan Teknik Sederhana

Latihan bermain sepak bola mempunyai tujuan khusus yakni meningkatkan penguasaan keterampilan teknis dalam situasi bermain, melatih dan menerapkan teknik tertentu maupun tim secara keseluruhan, meningkatkan kualitas fisik.
Berbagai strategi, teknik bermain, gerakan tertentu tidak akan dapat dikuasai tanpa penerapan di lapangan, terutama dalam situasi permainan. Haltersebut dilatih dalam bentuk-bentuk latihan bermain dengan tugas-tugas yang ditentukan, sesuai dengan aspek-aspek tersebut. Bersamaan dengan melatih unsur-unsur tersebut, terbina pula kerjasama antar pemain.
B. Mengoper Bola
Memberi operan kepada teman dengan cara menyontek bola atau menendang dan memberi operan terobosan kepada kawan yang posisinya sangat menguntungkan sehingga dengan sontekan atau umpan terobosan ini biasanyabanyak menghasilkan gol ke gawang lawan.
Pelaksanaan mengoper bola dapat menggunakan bagian-bagian perkenaan bola antara lain kaki bagian dalam, kura-kura bagian dalam, kura- kura bagian luar, bahkan bisa menggunakan tumit. Mengoper bola bisa dilakukan dengan sikap bergerak.
C. Menghentikan Bola
Menghentikan bola dapat menggunakan bermacam-macam cara antara lain: telapak kaki bagian bawah (sol sepatu), kaki bagian dalam, kaki bagian luar, kura-kura kaki, paha, kepala, dan dada.
Dalam menghentikan bola bagian perkenaan kaki disesuaikan dengan arah datangnya bola.Sebagai contoh : menghentikan bola yang bergulir di tanah menggunakan sol sepatu dan sebagainya.
D. Melakukan Latihan Menggiring Bola Melewati Rintangan atau Berbelok
1. Cara menggiring bola dapat dilakukan dengan menggunakan kaki tangan dalam, luar atau dengan punggung kaki.
2. Sedang cara tersebut antara lain:
a. Menggiring bola dengan sambil membelok ke kiri dan kanan atau zig-zag dengan jarak tertentu dan selanjutnya bola di berikan pada pasangan didepannya.
b. Latian berikutnya sama dengan latian yang pertama tetapi bola dibawa/digiring kembali dan diberikan pada teman yang berada di belakangnya.
c. Latian berikutnya sama dengan latian ke-1 dan ke-2 hanya ditambah tingkat kesulitannya (misal: jarak menggiring bola ditambah panjang, kecepatan/lari membawa bola ditambah cepat).
E. Latian Membawa Bola Berkelok-Kelok
Pada prinsipnya latian ini sama dengan latian membawa bola melewati rintangan atau berbelok, hanya latian ini tingkat kesulitannya ditambah (misal pada saat ada rintangan tidak zig-zag tetapi berputar pada satu putaran kemudian bola diteruskan dibawa ke depannya atau bola di bawa kembali dan diberikan teman yang ada di belakangnya.
F. Latian Teknik Dasar Menghadapi Lawan
Menghalangi lawan pada dasarnya adalah usaha merebut bola yang dibawa/dikuasai oleh lawan. Sedangkan cara menghalangi lawan adalah:
1. Merebut Bola dengan Kaki dan Kaki lawan
Berhadapan dengan lawan salah satu kaki berusaha merebut bola dari kaki lawan.
2. Menghalangi lawan dengan Jalan Menelujurkan Bagian Kaki dengan Jalan Meluncurkan (Sliding)
Bisa dengan berbagai arah berhadapan, samping kanan/kiri, dari belakang). Mengambil jarak tertentu kurang lebih salah satu kaki diluruskan, sampai sasaran (bola). Dengan jarak tersebutkaki diluncurkan dengan sasaran bola yang di bawa oleh lawan.
G. Menyundul Bola
Menyundul bola dapat dilakukan dengan mengambil sikap kaki ke muka ke belakang atau ke dua kaki sejajar, sedangkan ke dua kaki dibekuk. Selama bola melambung mendekati, pemain melakukan persiapan gerakan dengan cara mencondongkan badan ke belakang.
Berat badan dengan gerakan konstan ke depan dari bagian atas badan dan dengan meluruskan kaki yang depan, sampai pemain hanya berdiri pada ujung sepatunya. Kedua tangan di ayunkan berlawanan dengan gerakan badan untuk menambah kekuatan.Macam menyundul bola dengan awalan, menyundul bola dengan melompat, menyundul bola dengan melayang.
H. Lemparan ke Dalam
Yang dimaksud dengan lemparan bola ialah melemparkan bola yang keluar lapangan dari garis samping kembali masuk ke dalam permainan. Yang perlu diperhatikan dalam pelemparan bola adalah:
1. Bola harus dilemparkan dengan kedua belah tangan, sama kuatnya antara kiri dan kanan.
2. Bola harus dilemparkan melewati kepala.
3. Kaki tidak boleh diangkat dan kaki tidak boleh melewati garis.
4. Kedua kaki bertumpu ke tanah, badan sedikit ditarik kebelakang agar ada tenaga lempar dari badan.
5. Tidak boleh melempar bola ke badan lawan.
6. Seorang pelempar bola tidak boleh menyentuh bola yang telah dilemparkan ke dalam lapangan permaianan sebelum bola tersentuh oleh permainan lain (kawan atau lawan).
I. Latian Dasar Menyepak Kearah Sasaran dan Latian Menyepak ke Arah
1. Latian dasar menyepak bola ke arah sasaran dimulai dari sederhana dilanjutkan dengan yang lebih sulit dan seterusnya menyepak bola ke arah gawang sebenarnya.
2. Latian dasar tersebut antara lain:
a. Menyepak bola dengan jarak pendek (2 meter) berpasangan dengan teman. Teman/pasangan sebagai sasaran dan seterusnya jarak ditambah.
b. Latian menyepak bola dengan sasaran 2 pasang dengan jarak pendek dan sasaran di antara tiang puncak tersebut, seterusnya jarak ditambah dan jarak antara tiang pancang dikurangi/dipersempit.
c. Latian selanjutnya menyepak bola ke arah gawang dengan sasaran yang ditentukan.
Misalnya: sasaran pertama sudut gawang, sasaran kedua tengah-tengah gawang, sasaran ketiga sudut lain gawang.
d. Latian tahap berikutnya sama dengan yang ketiga tetapi diawali dengan lari/membawa bola dan pada jarak tertentu bola disepak kearah gawang.
Cara menembak bola kegawang adalah cara penyelesaian akhir untuk mencetak gol ke gawang lawan, cara menembak ke gawang lawan ada 2 cara:
1. Cara menembak didaerah goal area (jarak dekat) ini biasanya dilakukan dengan bermacam-macam cara, dapat menggunakan kaki, kepala (heading).
2. Cara menembak jarak jauh, untuk menembak ke gawang lawan jarak jauh biasanya menggunakan kura-kura kaki bagian dalam dan menggunakan punggung kaki.
J. Bermain Sepak Bola dengan Peraturan Sederhana
Peraturan tersebut antara lain:
a. Hand ball : bola mengenai lawan
b. Out ball : bola keluar lapangan
c. Goal : bola masuk gawang
d. Comer kick : tendangan sudut
Dengan peraturan sederhana membentuk kelompok untuk mengadakan latian untuk mengadakan latian bermain bola. Sedangkan hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
1. Permainan dimulai dari titik tengah lapangan oleh regu yang telah memilih /memegang bola.
2. Setiap regu berhak memasukkan bola kegawang lawan dan sebaliknya, semua regu berhak mempertahankan gawangnya jangan sampai ada bola yang masuk.
3. Apabila terjadi gol bola prmainan dimulai lagi dari titik tengah lapangan oleh regu yang kemasukan bola.
4. Pemenang ditentukan oleh banyaknya gol yang diperoleh. Regu yang lebih banyak memasukkan bola ke gawang lawan itulah regu yang dinyatakan menang

Sabtu, 26 Maret 2011

basketball

Basket adalah olahraga tim di mana dua tim dari lima pemain mencoba mencetak poin dengan melemparkan atau "menembak" bola melalui bagian atas ring basket saat mengikuti seperangkat aturan. Basket adalah salah satu olahraga paling populer dan banyak dilihat di dunia. [1]
Sebuah ring basket peraturan terdiri dari pelek 18 inci (45,7 cm) dengan diameter 10 kaki (3,05 m) tinggi mount ke sebuah papan. Sebuah tim mampu mencetak gol lapangan dengan menembak bola melalui ring saat bermain reguler. Sebuah skor goal dua poin untuk tim menembak jika seorang pemain menyentuh atau dekat dengan lingkaran itu dari garis tiga titik, dan tiga poin (a "3 pointer") jika pemain "luar" garis tiga titik. Tim dengan poin lebih banyak di akhir permainan menang, tapi waktu tambahan (lembur) dapat diterbitkan ketika permainan berakhir dengan dasi. Bola dapat maju di pengadilan dengan memantulkan itu sambil berjalan atau berlari (dribbling) atau menyerahkannya pada rekan satu tim. Ini adalah pelanggaran (bepergian) untuk berjalan dengan bola, bawa, atau untuk ganda menggiring bola (untuk menahan bola dan kemudian melanjutkan dribbling).
Berbagai pelanggaran umumnya disebut "pelanggaran". Mengganggu fisik kontak (pribadi busuk) adalah dihukum, dan lemparan bebas biasanya diberikan kepada pemain ofensif jika dia mengotori saat pemotretan bola. Sebuah teknis busuk juga dapat dikeluarkan saat terjadi pelanggaran tertentu, paling sering untuk melakukan sportif pada bagian dari seorang pemain atau pelatih. Sebuah busuk teknis memberikan tim lawan lemparan bebas.
Basket telah berkembang teknik umum banyak digunakan menembak, melewati, dan dribbling, serta posisi pemain khusus dan ofensif dan struktur defensif (positioning player) dan teknik. Biasanya, anggota tertinggi tim akan bermain "pusat", "depan kecil", atau "power forward" posisi, sedangkan pemain lebih pendek atau mereka yang memiliki bola terbaik penanganan keterampilan dan bermain kecepatan "point guard" atau "shooting guard" .
Sementara basket kompetitif secara seksama diatur, berbagai variasi basket telah dikembangkan untuk bermain santai. basket kompetitif terutama olahraga indoor dimainkan di lapangan basket yang ditandai dengan hati-hati dan dipelihara, tetapi variasi diatur lebih sering dimainkan di luar rumah baik di dalam kota dan daerah pedesaan.

Yang pertama aturan, pengadilan, dan permainan
Pada awal Desember 1891, Dr James Naismith, [2] seorang profesor pendidikan kelahiran Kanada fisik dan instruktur di International Young Men's Christian Association Training School [3] (YMCA) (hari ini, Springfield College) di Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat, berusaha untuk menjaga kelas gym aktif pada hari hujan. Ia mencari permainan dalam ruangan kuat untuk menjaga murid-muridnya diduduki dan pada tingkat yang tepat dari kebugaran selama musim dingin yang panjang New England. Setelah menolak ide lainnya sebagai terlalu kasar atau kurang cocok untuk tembok-di gimnasium, ia menulis aturan dasar dan memakukan sebuah keranjang buah persik ke trek (3,05 m) 10 kaki tinggi. Berbeda dengan jaring basket modern, ini keranjang persik ditahan bawah, dan bola harus diambil secara manual setelah setiap "keranjang" atau titik mencetak; ini terbukti tidak efisien, bagaimanapun, jadi bagian bawah keranjang itu dihapus, [4] yang memungkinkan bola yang akan menusuk keluar dengan paku dinding lama masing-masing. Keranjang persik digunakan sampai 1906 ketika mereka akhirnya digantikan oleh lingkaran logam dengan backboards. Perubahan lebih lanjut segera dibuat, sehingga bola hanya melewati, membuka jalan bagi permainan kita kenal sekarang. Sebuah asosiasi sepak bola digunakan untuk menembak keranjang. Setiap kali seseorang mendapat bola di keranjang, timnya akan mendapatkan poin. Tim mana pun yang mendapat poin terbanyak memenangkan pertandingan. [5] keranjang awalnya terpaku di balkon loteng tengah pengadilan bermain, tapi ini terbukti tidak praktis ketika penonton di balkon mulai mengganggu dengan tembakan. papan ini diperkenalkan untuk mencegah gangguan ini;. itu memiliki efek tambahan yang memungkinkan gambar rebound [6]
buku harian tulisan tangan Naismith's, ditemukan oleh cucunya pada awal tahun 2006, menunjukkan bahwa ia merasa gugup tentang permainan baru yang telah ditemukan, yang dimasukkan aturan dari permainan anak-anak yang disebut "Bebek di Rock", banyak telah gagal sebelumnya. Naismith disebut permainan baru "Basket Ball". [7]
Pertandingan resmi pertama dimainkan di aula di YMCA pada tanggal 20 Januari 1892 dengan sembilan pemain. Permainan berakhir pada 1-0; tembakan itu dibuat dari 25 kaki (7,6 m), di lapangan hanya setengah ukuran Streetball sekarang atau National Basketball Association (NBA) pengadilan. Dengan 1897-1898 tim dari lima menjadi standar. Perempuan basket
Perempuan basket mulai tahun 1892 di Smith College ketika Senda Berenson, seorang guru pendidikan jasmani, dimodifikasi Naismith aturan untuk perempuan. Tak lama setelah dia dipekerjakan di Smith, dia pergi ke Naismith untuk mempelajari lebih lanjut tentang game [8] Terpesona oleh olahraga baru dan nilai-nilai itu bisa mengajar,. Dia terorganisir permainan bola basket perguruan wanita pertama pada tanggal 21 Maret 1893, ketika dia mahasiswa dan mahasiswi Smith bermain melawan satu sama lain [9] aturan nya pertama kali diterbitkan pada tahun 1899 dan dua tahun kemudian Berenson menjadi editor pertama AG Spalding's Women's Basketball Guide.. [9] Surge popularitas
Basketball's pengikut awal dikirim ke YMCA di seluruh Amerika Serikat, dan dengan cepat menyebar melalui Amerika Serikat dan Kanada. Pada 1895, ia mapan di sekolah menengah beberapa wanita itu. Sementara YMCA bertanggung jawab untuk mengembangkan dan menyebarkan awalnya permainan, dalam satu dekade itu dianjurkan olahraga baru, seperti bermain kasar dan gaduh orang banyak mulai mengurangi dari misi utama YMCA itu. Namun, klub olahraga amatir lainnya, perguruan tinggi, dan klub profesional dengan cepat mengisi kekosongan. Pada tahun-tahun sebelum Perang Dunia I, Amateur Athletic Union dan antar Athletic Asosiasi Amerika Serikat (pendahulu dari NCAA) bersaing untuk kontrol atas aturan untuk permainan. Liga pro pertama, National Basketball League, dibentuk pada tahun 1898 untuk melindungi pemain dari eksploitasi dan untuk mempromosikan permainan kurang kasar. Liga ini hanya berlangsung lima tahun. Basketball Hall of Fame didirikan
Pada tahun 1950-an, basket sudah menjadi olahraga perguruan tinggi besar, sehingga membuka jalan bagi pertumbuhan minat pada basket profesional. Pada tahun 1959, ruang basket of fame didirikan di Springfield, Massachusetts, tempat pertandingan pertama. daftar nama meliputi nama-nama pemain hebat, pelatih, wasit dan orang yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan permainan. The hall of fame telah orang-orang yang telah mencapai banyak tujuan dalam karir mereka di basket. Pengembangan peralatan dan teknik
Basket pada awalnya dimainkan dengan sepak bola. Bola pertama yang dibuat khusus untuk basket adalah cokelat, dan itu hanya di akhir 1950-an bahwa Tony Hinkle, mencari bola yang akan lebih terlihat pada pemain dan penonton sama, memperkenalkan bola oranye yang sekarang umum digunakan. Dribbling bukan bagian dari permainan asli kecuali untuk "lulus bounce" untuk rekan. Melewati bola adalah alat utama gerakan bola. Menggiring bola akhirnya diperkenalkan tetapi terbatas oleh bentuk asimetris bola awal. Dribbling hanya menjadi bagian utama dari permainan sekitar tahun 1950-an, sebagai manufaktur ditingkatkan bentuk bola. Sejarah pendahulunya
Basket, netball, dodgeball, voli, dan lacrosse adalah permainan bola-satunya yang telah diidentifikasi sebagai ditemukan oleh Amerika Utara [rujukan?]. Permainan bola lainnya, seperti bisbol dan sepak bola Kanada, telah Persemakmuran Bangsa-Bangsa, Eropa, Asia atau Afrika koneksi. Meskipun tidak ada bukti langsung belum bahwa ide bola basket berasal dari ballgame Mesoamerika kuno, pengetahuan dari permainan yang telah tersedia untuk setidaknya 50 tahun sebelum penciptaan Naismith, dalam tulisan-tulisan John Lloyd Stephens dan Alexander von Humboldt. Stephens bekerja khususnya, yang meliputi gambar oleh Frederick Catherwood, yang tersedia di lembaga pendidikan yang paling di abad 19 dan juga memiliki sirkulasi populer luas. Awal pengembangan perguruan basket
Dr James Naismith berperan dalam membangun basket perguruan tinggi. Rekannya C.O. Beamis menerjunkan tim basket perguruan tinggi pertama hanya setahun setelah pertandingan YMCA Springfield di pinggiran kota Jenewa Pittsburgh College [10] Naismith sendiri kemudian dilatih di University of Kansas selama enam tahun, sebelum menyerahkan tali kekang untuk pelatih Forrest terkenal "Phog" Allen. . murid Naismith's Amos Alonzo Stagg membawa bola basket ke Universitas Chicago, sementara Adolph Rupp, seorang mahasiswa Naismith di Kansas, menikmati sukses besar sebagai pelatih di University of Kentucky.
Pada tanggal 9 Februari 1895, pertama antar 5-on-5 pertandingan dimainkan di antara Hamline Hamline Universitas dan Sekolah Pertanian, yang berafiliasi dengan University of Minnesota [11] [12] Sekolah Pertanian menang. Dalam suatu 9 -3 permainan.
Pada tahun 1901, perguruan tinggi, termasuk University of Chicago, Columbia University, Dartmouth College, University of Minnesota, US Naval Academy, University of Utah dan Universitas Yale mulai mensponsori permainan laki-laki. Pada tahun 1905, cedera sering di lapangan sepak bola diminta Presiden Theodore Roosevelt untuk menunjukkan bahwa perguruan tinggi membentuk badan pengelola, sehingga penciptaan antar Athletic Asosiasi Amerika Serikat (IAAUS). Pada tahun 1910, badan yang akan berubah nama menjadi National Collegiate Athletic Association (NCAA). Awal pengembangan basket wanita
Pada tahun 1891, University of California dan Kepala Sekolah Miss memainkan permainan interinstitutional wanita pertama. mahasiswa Berenson's memainkan kelas sophomore dalam permainan basket antar perempuan pertama di Smith College, 21 Maret 1893. [13] Pada tahun yang sama, Gunung Holyoke dan Sophie Newcomb College (dilatih oleh Clara Gregory Baer) perempuan mulai bermain basket. Pada 1895, permainan telah menyebar ke perguruan tinggi di seluruh negeri, termasuk Wellesley, Vassar, dan Bryn Mawr. Permainan antar perempuan pertama adalah pada tanggal 4 April 1896. Stanford perempuan memainkan Berkeley, 9-on-9, yang berakhir dengan kemenangan 2-1 Stanford.
pengembangan basket Perempuan lebih terstruktur daripada untuk laki-laki pada awal tahun. Pada tahun 1905, Komite Eksekutif pada Basket Ball Aturan (Perempuan Nasional Komite Basket) telah dibuat oleh American Association Pendidikan Jasmani [14] Aturan-aturan ini disebut untuk enam sampai sembilan pemain setiap tim dan 11 pejabat.. Para Perempuan Internasional Federasi Olahraga (1924) termasuk kompetisi bola basket wanita. SMA 37 perempuan universitas turnamen bola basket atau negara dimiliki oleh 1925. Dan pada 1926, Amateur Athletic Union mendukung kejuaraan basket wanita nasional pertama, lengkap dengan aturan laki-laki. [14]
Para lulusan Edmonton, tim wanita Kanada tur yang berbasis di Edmonton, Alberta, dioperasikan antara 1915 dan 1940. Para lulusan tur di seluruh Amerika Utara, dan sangat berhasil. Mereka mencatat rekor 522 kemenangan dan hanya 20 kerugian selama rentang itu, karena mereka bertemu setiap tim yang ingin menantang mereka, dana wisata mereka dari penerimaan gerbang [15]. Para lulusan juga bersinar pada beberapa pameran perjalanan ke Eropa, dan memenangkan empat Olimpiade pameran turnamen berturut-turut, pada tahun 1924,, 1928 1932, dan 1936, namun, basket perempuan bukan olahraga Olimpiade resmi sampai 1976. Para pemain Grads 'adalah pekerja, dan harus tetap tunggal. Gaya Grads 'berfokus pada permainan tim, tanpa terlalu menekankan keterampilan individu pemain.
Para wanita pertama AAU All-Amerika tim dipilih pada tahun 1929. [14] liga industri Perempuan bermunculan di seluruh Amerika Serikat, memproduksi atlet terkenal, termasuk Babe Didrikson dari Siklon Golden, dan All American Red Kepala Tim, yang bertanding melawan laki-laki tim, menggunakan aturan laki-laki. Pada tahun 1938, kejuaraan nasional wanita berubah dari permainan tiga-pengadilan untuk game dua-pengadilan dengan enam pemain per tim. [14] Pertama permainan Antar Kanada
Permainan basket Antar Kanada pertama dimainkan di YMCA di Kingston, Ontario pada tanggal 6 Februari 1904, ketika mengunjungi Universitas McGill Queen's University. McGill menang 9-7 di lembur, skor 7-7 pada akhir permainan regulasi, dan masa sepuluh menit lembur diselesaikan hasilnya. Sebuah hasil yang bagus dari penonton menyaksikan permainan. [16] Iklan dari Majalah Pembebas mempromosikan sebuah pameran di Harlem, Maret 1922. Menggambar dengan Gellert Hugo. Awal Amerika profesional dan barnstorming tim
Tim berlimpah sepanjang tahun 1920-an. Ada ratusan tim basket profesional pria di kota-kota dan kota-kota di seluruh Amerika Serikat, dan organisasi kecil dari permainan profesional. Pemain melompat dari tim ke tim dan tim bermain di gudang senjata dan ruang tari berasap. Liga datang dan pergi. regu barnstorming seperti Celtics Asli dan dua tim Amerika semua-Afrika, New York Renaissance Lima ("Rens") dan (masih ada per 2010) Harlem Globetrotters bermain sampai dua ratus game setahun tur nasional mereka. American kejuaraan perguruan tinggi nasional
Kejuaraan nasional orang pertama turnamen, National Association of turnamen Bola Basket antar perguruan, yang masih ada sebagai National Association of antar Atletik (NAIA) turnamen, diselenggarakan pada tahun 1937. Kejuaraan nasional pertama untuk tim NCAA, Undangan Turnamen Nasional (NIT) di New York, telah diselenggarakan pada tahun 1938, turnamen NCAA nasional akan mulai satu tahun kemudian.
College basket diguncang oleh skandal judi 1948-1951, ketika puluhan pemain dari tim teratas yang terlibat dalam pengaturan pertandingan dan pencukur titik. Sebagian didorong oleh sebuah asosiasi dengan kecurangan, NIT kehilangan dukungan ke turnamen NCAA. US basket SMA
Sebelum konsolidasi distrik sekolah luas, sebagian besar Amerika Serikat sekolah tinggi jauh lebih kecil daripada rekan mereka sekarang hari. Selama dekade pertama abad ke-20, bola basket cepat menjadi olahraga interscholastic ideal karena peralatan yang sederhana dan persyaratan personil. Pada hari-hari sebelum liputan luas televisi olahraga profesional dan perguruan tinggi, popularitas basket sekolah tinggi ini tak tertandingi di banyak bagian Amerika. Mungkin yang paling legendaris tim sekolah tinggi Indiana Franklin Wonder Lima, yang mengambil bangsa dengan badai selama tahun 1920, mendominasi basket Indiana dan mendapatkan pengakuan nasional.
Saat ini, hampir setiap sekolah tinggi di Amerika Serikat bidang tim basket popularitas universitas kompetisi [17] Basketball's tetap tinggi, baik di daerah pedesaan di mana mereka membawa identifikasi seluruh masyarakat, serta di beberapa sekolah yang lebih besar dikenal untuk tim basket mereka mana banyak pemain pergi untuk berpartisipasi pada kompetisi tingkat yang lebih tinggi setelah lulus. Pada musim 2003-04, 1.002.797 anak laki-laki dan perempuan mewakili sekolah mereka dalam kompetisi bola basket interscholastic, menurut Federasi Nasional Sekolah Tinggi Asosiasi Negara. Negara bagian Illinois, Indiana dan Kentucky sangat terkenal karena pengabdian warga mereka untuk basket sekolah tinggi, biasa disebut Hoosier Hysteria di Indiana, sedangkan Hoosiers film kritis yang diakui menunjukkan kedalaman basket sekolah tinggi tentang makna kepada masyarakat ini.

senam lantai

Senam lantai & akrobat
Bagi orang kebanyakan, nama capoeira masih terasa asing. Meski bisa jadi pernah melihatnya, suatu saat entah di mana. Seni beladiri ini mendunia dengan bergerilya melalui film-film Hollywood atau permainan video playstation.


Cirinya segera terlihat dari gerakan kuda-kuda yang khas, disebut ginga (dibaca: jinga). Kedua kaki maju bergantian dengan tangan mengayun sebatas dada. Sekilas, gerakannya mirip pogo, tarian penggemar musik ska, yang beken di kalangan anak muda dua-tiga tahun lalu.

Saat memperagakan "jurus-jurus" atau bertarung, gerakan kaki capoeirista tampak lebih dominan. Sering posisi kepala lebih rendah, hingga tubuh bertumpu pada tangan. Banyak pula gerakan yang merupakan variasi dari lompatan atau salto, hingga terlihat seperti perpaduan antara senam lantai dan akrobat.

Dalam pertarungan, gerakan akrobatik digunakan sebagai dasar serangan. Sedang pukulannya bisa dilakukan dengan kepala, tangan, siku, lutut, atau kaki. Pada pertarungan bawah (ground fighting), capoeira dapat memberi tekanan berarti, meski tidak terlalu dapat memberi kuncian.

Tak seperti beladiri lain, capoeira tidak terlalu banyak melakukan gerakan tangan. Tidak pula mengenal senjata dalam pertarungan. Jika ada tongkat atau parang yang digunakan, itu bagian dari tari maculele. Tarian tradisional Brazil yang kadang dimainkan capoerista.

Pertarungan jadi tampak seperti adu akrobatik, capoeira pun jadi layak ditonton sebagai hiburan. Maklum, gerakan dasarnya memang tarian. Pemain begitu bebas berekspresi dan melakukan variasi gerakan. Terasa wajar pula jika kemudian ada yang meragukan keampuhannya dalam pertarungan gaya bebas, bila dibandingkan dengan beladiri dari Asia seperti karate atau taekwondo.

Namun, tak semua orang setuju dengan pendapat itu. Paul Andrew Zellinger Steven (19), instruktur capoeira di Jakarta Selatan justru merasa menemukan kebebasan. "Kita bisa memadukan gerakan apa pun seindah mungkin. Tidak akan cepat bosan, lebih dinamis," kata penyuka berbagai olahraga beladiri itu.

Suasana dinamis semakin terasa saat peragaan pertarungan di roda (hoda), arena berbentuk lingkaran. Selagi bertarung, sesama capoeirista di sekeliling arena akan bernyanyi sambil bertepuk tangan diiringi berimbau, alat musik berbentuk busur berdawai tunggal. Nada-nada khasnya terasa mistis di tengah bunyi alat perkusi lain seperti atabaque (konga), pandero (tamborin), dan agogo (mirip pipa berbentuk "u" vertikal).

Peran musik, terutama berimbau, dalam hoda begitu sentral karena ia menentukan tempo nyanyian, yang juga menentukan pula sifat pertarungan, apakah keras atau bersahabat. Filosofinya, alat dari kayu bariba itu adalah "sentral" capoeira.

Agar komplet, capoeirista juga wajib melahap filosofi capoeira, yang banyak disarikan dari pola gerakan. Ajaran ini juga banyak diserap dari capoeira asli, atau disebut capoeira angola, yang masih hidup berdampingan dengan capoeira regional atau modern. Gerakan, musik, nyanyian, dan filosofi merupakan materi yang harus dikuasai untuk menentukan kenaikan "tingkat".


Sejarah Singkat
Menurut asal kata, senam (gymnastics) berasal dari bahasa Yunani, yang artinya: "untuk menerangkan bermacam-macam gerak yang dilakukan oleh atlet-atlet yang telanjang". Dalam abad Yunani kuno, senam dilakukan untuk menjaga kesehatan dan membuat pertumbuhan badan yang harmonis, dan tidak dipertandingkan. Baru pada akhir abad 19, peraturan-peraturan dalam senam mulai ditentukan dan dibuat untuk dipertandingkan. Pada awal modern Olympic Games, senam dianggap sebagai suatu demonstrasi seni daripada sebagai salah satu cabang olahraga yang teratur.
Menurut Menke G. Frank dalam Encyclopedia of Sport, as Bannes and Company, New York, 1960, senam terdiri dari gerakan-gerakan yang luas/banyak atau menyeluruh dari latihan-latihan yang dapat membangun atau membentuk otot-otot tubuh seperti : pergelangan tangan, punggung, lengan dan lain sebagainya. Senam atau latihan tersebut termasuk juga : unsur-unsur jungkir balik, lompatan, memanjat dan keseimbangan.
Sedang Drs. Imam Hidayat dalam bukunya Penuntun Pelajaran Praktek Senam, STO Bandung, Maret 1970 menyatakan, "Senam ialah latihan tubuh yang diciptakan dengan sengaja, disusun secara sistematik dan dilakukan secara sadar dengan tujuan membentuk dan mengembangkan pribadi secara harmonis".
Olahraga senam sendiri ada bermacam-macam, seperti : senam kuno, senam sekolah, senam alat, senam korektif, senam irama, turnen, senam artistik. Secara umum senam memang demikian adanya, dari tahun ke tahun mengalami penyempurnaan dan semakin berkembang. Yang dulunya tidak untuk dipertandingkan, namun sejak akhir abad 19 mulai dipertandingkan. Dibentuklah wadah senam internasional, dengan nama Federation International de Gymnastique (FIG), yang mengelola antara lain :

karate

Karate (空 手 道) adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang. Seni bela diri karate dibawa masuk ke Jepang lewat Okinawa. Seni bela diri ini pertama kali disebut "Tote” yang berarti seperti “Tangan China”. Waktu karate masuk ke Jepang, nasionalisme Jepang pada saat itu sedang tinggi-tingginya, sehingga Sensei Gichin Funakoshi mengubah kanji Okinawa (Tote: Tangan China) dalam kanji Jepang menjadi ‘karate’ (Tangan Kosong) agar lebih mudah diterima oleh masyarakat Jepang. Karate terdiri dari atas dua kanji. Yang pertama adalah ‘Kara’ 空 dan berarti ‘kosong’. Dan yang kedua, ‘te’ 手, berarti ‘tangan'. Yang dua kanji bersama artinya “tangan kosong” 空手 (pinyin: kongshou).
Menurut Zen-Nippon Karatedo Renmei/Japan Karatedo Federation (JKF) dan World Karatedo Federation (WKF), yang dianggap sebagai gaya karate yang utama yaitu:

  1. Shotokan
  2. Goju-Ryu
  3. Shito-Ryu
  4. Wado-Ryu
Keempat aliran tersebut diakui sebagai gaya Karate yang utama karena turut serta dalam pembentukan JKF dan WKF.
Namun gaya karate yang terkemuka di dunia bukan hanya empat gaya di atas itu saja. Beberapa aliran besar seperti Kyokushin , Shorin-ryu dan Uechi-ryu tersebar luas ke berbagai negara di dunia dan dikenal sebagai aliran Karate yang termasyhur, walaupun tidak termasuk dalam "4 besar WKF".
Di negara Jepang, organisasi yang mewadahi olahraga Karate seluruh Jepang adalah JKF. Adapun organisasi yang mewadahi Karate seluruh dunia adalah WKF (dulu dikenal dengan nama WUKO - World Union of Karatedo Organizations). Ada pula ITKF (International Traditional Karate Federation) yang mewadahi karate tradisional. Adapun fungsi dari JKF dan WKF adalah terutama untuk meneguhkan Karate yang bersifat "tanpa kontak langsung", berbeda dengan aliran Kyokushin atau Daidojuku yang "kontak langsung".
Latihan dasar karate terbagi tiga seperti berikut:
  1. Kihon, yaitu latihan teknik-teknik dasar karate seperti teknik memukul, menendang dan menangkis.
  2. Kata, yaitu latihan jurus atau bunga karate.
  3. Kumite, yaitu latihan tanding atau sparring.
Pada zaman sekarang karate juga dapat dibagi menjadi aliran tradisional dan aliran olah raga. Aliran tradisional lebih menekankan aspek bela diri dan teknik tempur sementara aliran olah raga lebih menumpukan teknik-teknik untuk pertandingan olah raga.
Teknik Karate terbagi menjadi tiga bagian utama : Kihon (teknik dasar), Kata(jurus) dan Kumite (pertarungan). Murid tingkat lanjut juga diajarkan untuk menggunakan senjata seperti tongkat (bo) dan ruyung (nunchaku).

[sunting]Kihon (基本:きほん, Kihon?) secara harfiah berarti dasar atau fondasi. Praktisi Karate harus menguasai Kihon dengan baik sebelum mempelajari Kata dan Kumite.

Pelatihan Kihon dimulai dari mempelajari pukulan dan tendangan (sabuk putih) dan bantingan (sabuk coklat). Pada tahap dan atau Sabuk Hitam, siswa dianggap sudah menguasai seluruh kihon dengan baik.

Kata

Kata (型:かた) secara harfiah berarti bentuk atau pola. Kata dalam karate tidak hanya merupakan latihan fisik atau aerobik biasa. Tapi juga mengandung pelajaran tentang prinsip bertarung. Setiap Kata memiliki ritme gerakan dan pernapasan yang berbeda.
Dalam Kata ada yang dinamakan Bunkai. Bunkai adalah aplikasi yang dapat digunakan dari gerakan-gerakan dasar Kata.
Setiap aliran memiliki perbedaan gerak dan nama yang berbeda untuk tiap Kata. Sebagai contoh : Kata Tekki di aliran Shotokan dikenal dengan nama Naihanchi di aliran Shito Ryu. Sebagai akibatnya Bunkai (aplikasi kata) tiap aliran juga berbeda.

volley ball

Dalam permainan bola voli terdapat dua buah tim yang yang saling berhadapan. Jumlah pemain yang terdapat pada masing-masing tim adalah 6 orang. Selain itu, dalam satu tim biasanya juga membawa 3 hingga 6 orang pemain cadangan. Biasanya, permainan dimulai dengan menggunakan sistem coin toss, yaitu wasit melemparkan koin dua sisi ke udara,
kemudian menangkapnya kembali dalam keadaan ditutup dengan tangan. Kedua perwakilan tim akan diminta untuk menebak gambar sisi koin yang tampak. Bagi yang jawabannya benar, maka timnyalah yang berhak menjadi server (yang melakukan servis pertama kali).

Untuk melakukan servis, seorang pemain dari tim server yang berada di posisi 1 bersiap ke luar garis tepi belakang lapangan. Pemain tersebut melempar bola ke udara, kemudian memukulnya hingga melambung dan jatuh di area lawan (menyeberangi net), dan tidak boleh keluar dari garis lapangan lawan yang telah ditentukan. Jika keluar garis maka bola tersebut akan dinyatakan keluar atau “out”, dan pihak lawan akan mendapat satu poin. Setelah bola sampai di area lawan, maka pihak lawan akan menerima atau menahan bola tersebut dengan cara “bump” atau “pass” (passing). “Bump” atau “pass” adalah menahan bola dengan menggunakan kedua lengan yang disatukan ke arah depan (passing). Dalam keadaan terpaksa, penerimaan bola dapat dilakukan dengan menggunakan anggota tubuh mana saja.


Dalam usaha untuk mengembalikan bola, setiap tim harus berusaha secara maksimal untuk melakukan sebuah kombinasi tiga kali pukulan. Maksudnya, penerima bola yang pertama harus berusaha sebaik mungkin untuk mengarahkan bola tersebut kepada setter. Setter adalah pemain yang bertugas untuk memberikan umpan bola yang bagus kepada attacker atau spiker (pemain penyerang). Setter akan mengangkat bola dengan menggunakan kekuatan ujung jemarinya, yang juga dengan memainkan pergelangan tangannya. Dalam hal ini, setter harus mampu membuat gerakan bola yang ia umpankan ke attacker bergerak dengan terarah dan tenang, tidak berputar. Setter-pun harus terlebih dahulu membaca gerakan awalan (ancang-ancang) yang telah diambil oleh sang attacker. Sehingga setter dapat memberikan umpan bola ke arah yang tepat, dan dengan tinggi yang sesuai. Setelah bola melambung, sang attacker akan segera melompat dan melakukan serangan berupa pukulan smash atau spike ke arah area lawan. Spike adalah melompat dengan mengangkat satu tangan ke atas kepala, kemudian memukul bola yang sedang melambung di udara melewati net kearah area lawan, sehingga bola tersebut akan jatuh di area lawan dengan keras dan cepat. Selain dibutuhkan tenaga yang prima dan tehnik yang baik, ketajaman kemampuan attacker dalam membaca situasi lapangan saat akan melakukan spike juga sangat diperlukan. Karena dengan demikian, sang attacker akan dapat mengarahkan bola ke area lawan yang tampak lemah atau kosong. Serangan dari spiker inilah yang dihitung sebagai pukulan ketiga. Meskipun pada pukulan ketiga tidak dilakukan spike, namun bola harus tetap sudah menyeberang ke area lawan. Jika bola belum menyeberang ke area lawan setelah pukulan ketiga, maka akan dianggap sebagai sebuah pelanggaran. Maka bola akan berpindah ke tim lawan, dan tim lawan-pun akan memperoleh poin tambahan. Tim yang melakukan penyerangan ini disebut dengan tim “offense”, atau tim penyerang.


Lawan dari tim “offense” adalah tim “defense”, yaitu tim yang melakukan pertahanan dengan mencegah bola agar tidak masuk atau jatuh di areanya. Pertahanan yang digunakan oleh tim defense biasa disebut dengan block (blokir). Block dilakukan oleh pemain depan atau yang berada didekat net. Ketika attacker dari tim offense melakukan spike, pemain depan tim defense melompat dengan kedua tangan diangkat ke atas, ke bagian ujung atas net. Dengan kedua tangan itulah tim defense mencegah atau menghalangi (memblokir) bola yang yang di spike agar tidak masuk atau jatuh di areanya. Dalam melakukan block ini, pemain juga harus mampu membaca kemanakah bola tersebut akan diarahkan, sehingga bola tidak akan melewati block dengan mudah. Meskipun demikian, terkadang bola masih dapat melewati blok. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti posisi bola lebih tinggi dari block, bola yang dispike berputar, atau karena block-nya yang lemah. Dalam keadaan bola berhasil menembus block, maka tim defense biasanya akan berusaha untuk tetap mampu mengontrol bola tersebut agar tidak jatuh atau masuk ke areanya. Jika bola yang berhasil menembus block tersebut masih dapat diselamatkan dengan mudah, maka pemain yang lain akan menyambut bola tersebut dengan pass atau bump. Namun, jika bola bergerak dengan tidak stabil atau agak sulit untuk dicapai, maka biasanya pemain akan melakukan dig untuk menyelamatkan bola tersebut. Dig sebenarnya hampir sama dengan pass, yaitu menahan dan mengoper bola ke arah setter. Namun, biasanya dilakukan dengan menggunakan satu lengan. Dig biasanya dilakukan dalam keadaan terpaksa, yaitu ketika bola sulit dicapai atau sulit untuk dikendalikan. Ketika tim defense telah berhasil menguasai bola, maka situasi permainan akan berubah. Tim bertahan (defense) akan berganti menjadi tim penyerang (offense), begitu juga sebaliknya, tim yang awalnya menyerang akan berganti menjadi tim bertahan (defense).